Jumat, 24 Januari 2014

UAS KIMIA ORGANIK FISIK



UJIAN AKHIR SEMESTER
MATA KULIAH     : KIMIA ORGANIK FISIK
SKS                       : 3 SKS
DOSEN                  :  Drs. Syamsurizal
NAMA                   : MAGDALENA NORMALINA. S
NIM                       : F1C111053

NAMA KELOMPOK :
1. NOVA LILIYANI
2. ANNISAA
3. LEGENDA OKTA.F


PERTANYAAN :

1). Sebagai seorang kimia,Anda tentu mengenal TNT,yaitu BOM yang banyak digunakan dalam medan perang.Kalau senyawa ini dibuat. Jelaskan bagaimana cara mengontrol laju reaksi da sekaligus mengontrol termodinamikanya . kemukakan pula pendekatan kimia untuk mengendalikan  mengendalikan kemungkinan terjadinya ledakan.

Jawab : Bahan kimia biasa digunakan sebagai Senjata kimia, Bahan penyusun sejata kimia   tersebut biasanya terdiri dari banyak komponen atau zat-zat yang memiliki sifat reaktif dan tidak stabil. diantaranya berbentuk cair, padat, gas. Salah satu contohnya adalah senyawa dalam bentuk cair yaitu TRINITROTOLUENA (TNT). Memiliki nama UIPAC 2-metil-1,3,5-trinitrobenzena.Yaitu  senyawa yang mencair pada suhu 800C. Jauh dibawah suhu dimana dia akan meledak secara spontan dengan kekuatan ledakan sekitar 4,7 SR.

     
     Pada saat terjadi ledakan, TNT mengurai menjadi berikut :

  
       Adapun struktur dari TNT


      
2,4,6 TRINITROTOLUENA
  

Senyawa TNT (trinitotoluena) dalam hal ini dibuat dan digunakan  sebagai BOM dalam medan perang.Berdasarkan peryataan diatas.


                      

                  1. Cara untuk mengontrol kinetika reaksi :
Kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu kinetika reaksi dalam suatu senyawa organik.kineika reaksi erat hubungannya dengan laju reaksi.
Menurut Saya, dalam hal ini laju/kecepatan reaksi senyawa TNT yang digunakan.Dengan cara mengontrol Konsentrasi (M) yang akan digunakan dalam senyawa tersebut. Semakin besar konsentrasi senyawa yang digunakan maka semakin reaktif senyawa nya sehingga terjadi peledakan.Jika ditambahkan dengan bahan lain seperti Campuran Ammonium Nitrat.

           
            2. Cara untuk mengontrol termodinamika :
Termodinamika berarti kaitannya dengan ‘thermo’ artinya perhatikan SUHU nya.
Menurut Saya, dengan kita melihat suhu yang dipakai dalam senyawa TRINITROTOLUENA (TNT) agar dapat meledak dengan suhu 800C.
Oleh karena itu kita control suhunya dengan cara menurunkan suhunya. Karena senyawa TNT itu bersifat peledak dengan Tekanan (P) maksimum maka itu mengontrolnya adalah dengan menaikkkan kapasitas jumlah (Volume) senyawa TNT.
 

      3. Pendekatan kimia :
Satu hal yang harus diperhatikan dalam control kinetika ( kecepatan reaksi) dan kontrol termodinamika (Suhu (T0C ) berasal dari kata termo yang berarti "suhu " dan dinamika yang berarti "gerakan " dari partikel molekul-molekul reaktan yang digunakan dalam mnghasilkan produk yang lebih stabil.


Dengan memperhatikan KONSENTRASI (M), VOLUME (V) & TEKANAN (P) Untuk senyawa yang akan digunakan.
a.  bila konsentrasi (M) di perbanyak,maka suhu (T0C).Karena akan diperoleh produk yang stabil.dimana terjadi tumbukan partikel molekul yang lambat karena terlalu banyak konsentrasinya.
b.   bila konsentrasi (M) lebih sedikit,maka suhu (T0C ) dinaikkan untuk memperoleh produk yang lebih      stabil.
c.  bila konsentrasinya besar (M),kemudian suhu (T0C ) dinaikkan maka akan berpengaruh pada tekanan,produk yang kita buat ( larutan ) menjadi lewat jenuh maka akan terjadi ledakan.Jika kita menginginkan hal ini terjadi.Adapun Cara kita yang dilakukan agar tidak terjadi ledakan yaitu dengan mengontrol tekanan (P)
·         pengaruh Tekanan yaitu,bila tekanan (P) tinggi maka akan terjadi ledakan pada larutan.agar supaya tidak terjadi ledakan maka perlu diperhatikannya Volume (V) karena akan menghindari adanya ledakan dan diperoleh lah suatu produk sebanyak-banyaknya yang lebih stabil.

 

2). Reaksi-reaksi radikal bebas lazimnya sukar dikontrol untuk mendapatkan suatu produk tunggal dalam jumlah banyak. Kemukakan apa saja upaya yang dapat anda lakukan untuk mengendalikan laju propagasi reaksi, berikan contoh reaksinya.

Jawab : Radikal bebas menyerang reaktan menghasilkan molekul produk dan spesies reaktif yang lain. Radikal bebas yang baru ini bereaksi lebih lanjut dan membentuk lagi radikal bebas yang semula, yang sekali lagi menyerang molekul reaktan. Dengan jalan ini produk dan pembawa rantai terbentuk secara kontinyu. Karena radikal bebas kehilangan electron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil electron dari molekul lain. Propagasi adalah reaksi yang melibatkan radikal  bebas yang mana jumlah radikal bebas akan tetap sama dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan laju propagasi reaksi dengan cara menurunkan waktu induksi, sehingga konsentrasinya berubah menjadi berkurang sehingga lajunya menjadi lambat, cara lain dengan menurunkan jumlah radikal bebasnya. 
 


Serta dengan mengendalikan reaksi propagasi pada radikal bebas yang sukar membentuk suatu produk tunggal yaitu kita lihat dulu reaksi pembentukkan rantai yang panjang kenudian diupayakan untuk mencari pasangan elektron bebas yang lain.


4). Buatlah senyawa 3-Metil heksanol dengan menggunakan senyawa etana sebagai  bahan dasar. 

Jawab : pembuatan etana untuk menghasilkan 3 – metil heksanol yaitu dengan mereaksi etana dengan heksanal (aldehid) dengan menggunakan katalis H3PO4 pada suhu 300 oC.
Adapun reaksinya :
 

 
5).  Jelaskan peran kimia organik fisik dalam menjelaskan kemudahan suatu senyawa organic mengalami sublimasi. Berikan contoh senyawa organiknya. 

Jawab : Menyublim berarti terjadi perubahan wujud zat padat ke gas atau dari gas ke padat. Ini terjadi karena memiliki perbedaan titik didih yang besar sehingga kita dapat menghasilkan uap dengan tingkat kemurnian yang tinggi. sifat kimia mudah menguap agar mudah proses sublimasinya.suatu zat diberikan dengan kenaikan suhu maka partikel tersebut akan menyublim menjadi gas, sebaliknya jika suhu gas tersebut diturunkan maka gas akan segera berubah wujudnya menjadi panas. Sehingga terbentuk lah Kristal proses hasil sublimasi.

Sehubungan dengan pernyataan diatas maka Peran dari ‘Kimia Organik Fisik’ yaitu cabang ilmu yang mempelajari/mengkaji  sifak-sifat fisik  dan kimia suatu senyawa organik seperti sifat fisis yang terjadi pada naftalen tersebut.. Adapun contoh senyawa Organik lainnya adalah Kapur Barus.

Struktur Kimia Naftalen : 
                                            

 
Atau 
                                                    

Dalam hal ini, kami mengambil senyawa organik nya yaitu senyawa Naftalen (atau dalam pemurnian naftalen), dengan menggunakan proses sublimasi, dikarenakan sifat naftalen yang mudah menyublim dan merupakan padatan kristal yang tak berwarna. Reaksi dari naftalen berlangsung dengan sangat cepat, hal ini disebabkan zat padat dalam proses sublimasi mengalami proses perubahan langsung menjadi gas tanpa melalui fase cair. Rumus kimia Naftalen adalah C10H8 dan berbentuk dua cincin benzena yang bersatu.