Jumat, 27 Desember 2013

KONTROL TERMODINAMIKA DAN KONTROL KINETIKA DALAM SENYAWA ORGANIK KHUSUSNYA REAKSI KARBONIL


KONTROL TERMODINAMIK DAN
KONTROL KINETIKA DALAM SENYAWA ORGANIK

Ada banyak hal dalam mana suatu senyawa di bawah kondisi reaksi yang diberikan dapat mengalami reaksi kompetisi menghasilkan produk yang berbeda.
Lihat tabel persamaan berikut  :

Memperlihatkan profil energi-bebas untuk suatu reaksi dalam mana B lebih stabil secara termodinamika daripada C (ΔG lebih rendah), tapi C terbentuk lebih cepat (ΔG‡ lebih rendah). Jika tidak ada satupun reaksi yang revesibel maka C akan terbentuk lebih banyak karena terbentuk lebih cepat. Produk tersebut dikatakan terkontrol secara kinetik (kinetically controlled). Akan tetapi, jika reaksi adalah reversibel maka hal tersebut tidak menjadi penting. jika proses dihentikan sebelum kesetimbangan tercapai maka reaksi akan dikontrol oleh kinetik karena akan lebih banyak diperoleh produk yang cepat terbentuk. Akan tetapi jika reaksi dibiarkan sampai mendekati kesetimbangan maka produk yang akan dominan adalah B. di bawah kondisi tersebut, C yang mula-mula terbentuk akan kembali ke A, sementara B yang lebih stabil tidak berkurang banyak. Maka dikatan bahwa produk terkontrol secara termodinamik (thermodynamically controlled). Tentu saja table diatas tidak menggambarkan semua reaksi dalam mana senyawa A dapat memberikan dua produk. Di dalam banyak hal, produk yang lebih stabil adalah juga merupakan produk lebih cepat terbentuk. Di dalam hal yang demikian, produk kontrol kinetik adalah juga produk kontrol termodinamika.

Hubungan Energi Bebas Linear Dan Efek Substituent
Untuk terjadinya reaksi secara spontan, energi bebas produk harus lebih rendah daripada energi bebas reaktan, yakni ΔG harus negatif. Reaksi dapat saja berlangsung melalui jalan lain, tapi tentu saja hanya jika energi bebas ditambahkan. Energi bebas terbuat dari dua komponen yaitu entalpi ΔH dan entropi ΔS. Kuantitas tersebut dihubungkan dengan persamaan:


ΔG = ΔH – TΔS
 



Oleh karena itu karena kontrol termodinamika dan kontrol kinetika sangat berkaitan dengan intermediate dan dalam menghasilkan produk  salah satu diantaranya adalah Reaksi Karbonil yang sangat diperlukan dalam Reaksi Sintesis Senyawa Organik.

Mohon di koment ya teman-teman,Semoga Bermanfaat   :-)

4 komentar:

  1. Kata Kunci :
    Satu hal yang harus diperhatikan dalam control kinetika ( kecepatan reaksi) dan kontrol termodinamika (=Suhu (T0C ) berasal dari kata termo yang berarti "suhu " dan dinamika yang berarti "gerakan " dari partikel molekul-molekul reaktan yang digunakan dalam mnghasilkan produk yang lebih stabil.

    Teman-teman ini pertanyaan dari Saya :
    1. Bagaimana cara kita untuk memperoleh produk hasil reaksi yang stabil dari kontrol kinetika dan termodinamika ?

    2. Bagaimana cara kita mengontrol kinetika dan termodinamika dalam reaksi sebelum menghasilkan produk dalam senyawa organik ?

    Dibantu komentar ya Temand :)
    Gb

    BalasHapus
  2. saya akan menjawab pertanyaan yang pertama . misalkan dari persamaan berikut :
    A + B --> C + D
    reaktan produk

    didalam suatu reaksi dikenal dengan adanya reaktan untuk menghasilkan produk yang sebanyak-banyaknya yang lebih stabil.Dan bagaimana cara kita agar di peroleh produk yang lebih stabil yaitu dengan mengontrol / mengatur suhu.
    Perhatikan : - konsentrasi ( M ) - Volume (V)
    - Suhu ( T0C)

    BalasHapus
  3. Kalau menurut saya yang harus di perhatikan adalah :

    @ bila konsentrasi (M) di perbanyak,maka suhu (T0C).Karena akan diperoleh produk yang stabil.dimana terjadi tumbukan partikel molekul yang lambat karena terlalu banyak konsentrasinya.
    @ bila konsentrasi (M) lebih sedikit,maka suhu (T0C ) dinaikkan untuk memperoleh produk yang lebih stabil.
    @ bila konsentrasinya besar (M),kemudian suhu (T0C ) dinaikkan maka akan berpengaruh pada tekanan,produk yang kita buat ( larutan ) menjadi lewat jenuh maka akan terjadi ledakan.Jika kita menginginkan hal ini terjadi.Adapun Cara kita yang dilakukan agar tidak terjadi ledakan yaitu dengan mengontrol tekanan (P)
    @ pengaruh Tekanan yaitu,bila tekanan (P) tinggi maka akan terjadi ledakan pada larutan.agar supaya tidak terjadi ledakan maka perlu diperhatikannya Volume (V) karena akan menghindari adanya ledakan dan diperoleh lah suatu produk sebanyak-banyaknya yang lebih stabil.

    Semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  4. Menurut saya
    yang harus diperhatikan didlam menhasilkan produk sebanyak ynag stabil adalah :
    1.konsntrasi yang besar dan suhu yang rendah
    2.konsentrasi kecil dan suhu tinggi
    3.konsentrasi besar dan suhu besar maka tekanan besar dan volume jga besar..
    terimakasi banyak...

    BalasHapus