Sabtu, 04 Januari 2014

GUGUS PERGI DAN PENGARUH GUGUS TETANGGA



Pada reaksi substitusi nukleofilik, partisipasi gugus tetangga didefinisikan sebagai gugus yang memberikan suatu reaksi intermediate yang baru pada pusat reaksi. Untuk reaksi substitusi seperti dibawah, X sebagai gugus tetangga berperan dalam penyerangan nukleofilik intramolekul sehingga melepaskan Y sebagai gugus pergi, yang kemudian diikuti oleh substitusi intermolekul.

                                     

Hasil dari partisipasi ini ialah pembentukan produk substitusi dengan konfigurasi yang berlawanan dengan konfigurasi yang seharusnya terjadi pada SN2, dimana reaksi SN2 pada umumnya membentuk konfigurasi yang berlawanan dengan substrat. Dengan adanya partisipasi gugus tetangga, konfigurasi produk sama dengan substrat.
Partisipasi gugus tetangga ini juga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi. Jika suatu gugus tetangga mempengaruhi reaksi melalui suatu jalan yang menyebabkan peningkatan kecepatan reaksi, maka gugus tetangga tersebut dikatakan sebagai “anchimeric assistance”. Peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga.
Gugus tetangga dapat menggunakan pasangan elektronnya untuk berinteraksi dengan sisi belakang atom karbon yang menjalani substitusi, sehingga mencegah serangan dari nukleofilik, sehingga nukleofilik hanya dapat bereaksi dengan atom karbon dari sisi depan, dan produknya mengikuti konfigurasi awal.
Atom atau gugus yang dapat meningkatkan laju SN2 melalui partisipasi gugus tetangga ialah nitrogen dalam bentuk amina, oksigen dalam bentuk karboksilat dan ion alkoksida, dan cincin aromatik. Partisipasi hanya efektif jika interaksinya membentuk cincin segitiga, lima dan enam.

PARTISIPASI OKSIGEN SEBAGAI GUGUS TETANGGA
Contoh partisipasi oksigen ialah pada substitusi basa dari 1,2-klorohidrin menghasilkan 1,2-diol dengan konfigurasi yang tidak berubah.

                          

Serangan awal dilakukan oleh basa pada pembentukan anion alkoksida, dilanjutkan dengan serangan internal oleh RO- dan menghasilkan epoksida dengan inversi konfigurasi pada C*. Atom karbon ini selanjutnya menjalani reaksi SN2 oleh serangan OH-, dengan inversi konfigurasi yang kedua pada C*. Anion alkoksida yang kedua ini mengabstraksi proton dari pelarut untuk membentuk produk 1,2-diol dengan konfigurasi yang sama dengan substrat.
Contoh lain dari partisipasi oksigen sebagai gugus tetangga ialah pada hidrolisis anion 2-bromopropanoat dengan konsentrasi OH- yang rendah, juga diperoleh hasil dengan konfigurasi yang tidak berubah. Kecepatan reaksi tidak bergantung dari konsentrasi OH-, dan mekanismenya ialah :
 
                             


PARTISIPASI NITROGEN SEBAGAI GUGUS TETANGGA
Partisipasi nitrogen sebagai gugus tetangga dapat terjadi dalam bentuk aminanya, seperti reaksi substitusi senyawa amina di bawah ini :

                         

kinetika reaksi diatas merupakan reaksi orde satu. Kecepatan reaksi tergantung hanya pada konsentrasi substrat tapi tidak pada nukleofiliknya. Hal ini mengherankan, dimana substitusi nukleofilik atom karbon primer SN2 kecepatan reaksinya tergantung pada konsentrasi substrat dan nukleofilik. Tetapi dengan adanya partisipasi gugus tetangga mengakibatkan kecepatan reaksinya hanya bergantung kepada konsentrasi substratnya saja.

PARTISIPASI GUGUS ORTO INTRAMOLEKUL
Dengan adanya dua substituent pada benzene dengan posisi orto, dimana substituent pertama mengandung gugus pergi, dan substituen kedua mengandung gugus yang berpartisipasi sebagai gugus tetangga, maka dapat terbentuk senyawa intermediate melalui partisipasi gugus orto intramolekul.
         

 

7 komentar:

  1. Pertanyaan :
    1. Apa yang yang Anda ketahui dengan gugus pergi dan gugus tetangga ?
    2. Coba buatkan substitusi nukleofilik aromatic pada benzena ?
    3. Bagaimana tipe sunstitusi nukleofilik pada aromatic ?
    4. Sebutkan jenis-jenis reaksi substitusi yang anda ketahui ?

    Bantu jawabannya ya teman-teman :)

    BalasHapus
  2. Kalau menurut saya :
    1. Gugus pergi dan pengaruhnya terhadapa gugus tetangga adalah berhubungan dengan reaksi nukleofilik, partisipasi gugus tetangga didefinisikan sebagai gugus yang memberikan suatu reaksi intermediate yang baru pada pusat reaksi. Untuk reaksi substitusi seperti dibawah, X sebagai gugus tetangga berperan dalam penyerangan nukleofilik intramolekul sehingga melepaskan Y sebagai gugus pergi, yang kemudian diikuti oleh substitusi intermolekul.
    semoga bermanfaat ya :)

    BalasHapus
  3. ada dua reaksi nukleofilik yaitu SN 1 dan SN 2

    a. Substitusi nukleofilik ( SN1 )

    SN 1 ditandai dengan reaksi yang melalui jalur karbokation.Oleh karena itu gugus pergi ( leaving group ) haruslah terikat pada karbo tersier atau sekunder untuk menstabilkan zat intermediate nya. Dampak lain pada raksi SN 1 memungkinkan terjadinya pergeseran hidrida dan metida.

    Gugus pergi ( leaving group ) : gugus pergi yang baik diperlukan seperti Halida ( - X ) tosilat karena gugus pergi jelas terlibat dalam tahap pembentukan karbokation.

    b. Substitusi nukleofilik SN 2 :
    X : leaving group ( gugus pergi )
    Pada reaksi SN 2 ‘Gugus Pergi ‘ ( gugus umum yang biaa adalah halide atua tosilat ) diganti dengan suatu nukleofil. Reaksi ini bekerja palin baik pada metal da halide primer karena aklkil haida yang banyak mengandung cabang dapat menghalangi serangan nukleofil dari belakang. Pada halide sekunder dan tersier sulit terjad I SN 2.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. saya akan menjawabnya :
    jawaban pertannyaan 1 :
    1. gugus pergi merupakan gugus atom yang memiliki pasangan elektron bebas (sehingga dapat disumbangkan kepada ion, gugus atau molekul lain). Hal ini
    memungkinkan gugus pergi terlepas dengan membawa pasangan elektron yang tadinya sebagai elektron ikatan.
    2. gugus tetangga merupakan gugus yang ugus ataou ion yang menyukai (menyerang) suatu inti atau sebagian yang bermuatan positif dari suatu molekul / atau juga gugus atom yang memiliki pasangan elektron bebas.
    gugus pergi dan gugus tetangga merupakan suatu reaksi nukleofilik.

    BalasHapus
  6. menurut pendapat saya
    jawabanya no 3 tahapan awal adalah serangan nukleofilik terhadap karbon bermuatan positif parasial yang berasal dari gugus karbonil (c=o )selanjutnya terbentuk senyawa intermediat dgn brmuatan atom oksigen yg negatif

    BalasHapus
  7. Untuk jawaban no 2
    substitusi nukleofilik aromatik (mekanisme adisi-eliminasi)
    Bayangkan suatu siklik β-fluoro-enon bereaksi dengan amina sekunder dalam reaksi substitusi konjugasi. Produk diperoleh melalui reaksi adisi untuk membentuk enolat, diikuti oleh kembalinya muatan negatif untuk melepas ion fluorida.
    kemudian bayangkan juga pada reaksi yang sama dengan dua tambahan ikatan rangkap pada cincin. Substitusi konjugasi menjadi substitusi aromatic nukleofilik.
    Mekanisme ini disertai oleh adisi pada nukleofil diikuti oleh eliminasi gugus pergi, inilah yang disebut mekanisme adisi-eliminasi. Tidak hanya gugus karbonil – setiap gugus penarik elektron dapat melakukannya. Syaratnya hanyalah bahwa elektron harus dapat keluar dari cincin menuju gugus penstabil anion. Berikut adalah contoh gugus nitro yang berada pada posisi para.
    Hal-hal yang mempengaruhi berlangsungnya reaksi ini ialah Nukleofil (OH-), gugus pergi (Cl-), gugus penstabil anion (NO2), dan posisi para-. Nukleofilnya adalah nukleofil yang baik, muatan negatif dapat didorong melewati atom oksigen pada gugus nitro, dan klorida adalah gugus pergi yang baik.

    BalasHapus